Tampilkan postingan dengan label Artikel Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Islam. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Desember 2012

Cara Melakukan Puasa Syawal

Artikel Islam : Cara Melakukan Puasa Syawal

Puasa Syawal adalah puasa enam hari yamg dilakukan pada bulan syawal, bulan syawal adalah bulan setelah bulan Ramadhan. Banyak sekali pendapat tentang cara melakukan puasa syawal, maka untuk memberikan informasi tentang cara melakukan puasa syawal. Admin artikel bagus telah melakukan pencarian beberapa refernsi yang bisa kita guunakan untuk mengetahui tata cara melakukan puasa syawal.

Puasa syawal merupakan puasa yang memiliki banyak faedah bagi kaum muslimin yang menjalankannya. Tapi perlu kita ketahui bersama dalam pelaksanaan puasa ada tiga pendapat dari para ulama-ulama yang bisa gunakan sebagai pedoman dalam melaksanakan puasa di bulan syawal.

Pendapat Imam Syafi’i dan Ibnul Mubarak
Menurut Imam Syafi'i dan Ibnul Mubarak puasa syawal hendaknya dilaksanakan secara berurutan dan dilaksanakan di awal-awal bulan syawal. Pendapat ini didasarkan pada sebuah hadits akan tetapi hadits ini sifatnya lemah.

Pendapat kedua Imam Waki’ dan Imam Ahmad
Menuurut Iman Waki' dan Imam Ahmada tidak ada beda dalam keutamaan, antara dilakukan secara berturut-turut dengan dilakukan secara terpisah-pisah.

Pendapat ketiga Ma’mar, Abdurrazaq dan diriwayatkan dari Atha
Puasa syawal tidak boleh dilaksanakan persis setelah Idul Fitri karena itu adalah hari makan dan minum. Namun, sebaiknya puasanya dilakukan sekitar tengah bulan.

Pendapat yang lebih kuat dalam hal ini adalah pendapat yang menyatakan bolehnya puasa Syawal tanpa berurutan. Keutamaannya sama dengan puasa Syawal secara terpisah. Syekh Abdul Aziz bin Baz ditanya tentang puasa Syawal, apakah harus berurutan?

Melaksanakan Puasa Syawal

Beliau menjelaskan, “Puasa 6 hari di bulan Syawal adalah sunah yang sahih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Boleh dikerjakan secara berurutan atau terpisah karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan keterangan secara umum terkait pelaksanaan puasa Syawal, dan beliau tidak menjelaskan apakah berurutan ataukah terpisah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Barang siapa yang berpuasa Ramadan, kemudian diikuti puasa enam hari bulan Syawal ….‘ (Hadis riwayat Muslim, dalam Shahih-nya)

Selasa, 18 Desember 2012

Ciri-ciri Orang yang Berpuasa dengan Baik

Artikel Islam : Ciri-ciri Orang yang Bepuasa dengan Baik

Puasa merupakan ibadah wajib yang harus dilaksanakan bagi kaum muslimin yang telah memenuhi syarat wajib puasa. Akan tetapi sangat suli untuk menentukan atau mengamati secara langsung ciri-ciri orang yang berpuasa dengan baik.

Bereda dengan amalan-amalan yang lain, puasa memiliki tingkat kesulitan dalam menilai puasa itu sendiri. Mungkin salah satu contoh ibadah yang mudah diamati bahwa ibadah itu baik adalah Shalat. Shalat yang baik bisa kita amati secara langsung, dari bacaan dan gerakan shalat.

Untuk mengethaui ciri-ciri orang yang berpuasa dengan baik, terlebih dahulu kita harus memahami dengan baik arti sebenarnya dari puasa. Puasa dalam beberapa pengertian bahasa bisa kita artikan "menahan", "menahan" mulai dari terbit fajar sampai terbenanm matahari.

Apa yang ditahan? yang ditahan di sini bukan hanya sekedar menahan makan dan minum akan tetapi yang lebih utama menahan diri dari hawa nafsu. Hawa nafsu di sini perlu kita garis bawahi, bahwa hawa nafsu di sini bukan hanya sekedar hawa nafsu seksual akan tetapi jauh lebih dalam lagi. Seperti kita harus menahan amarah, bersabar, menjaga lidah dan tingka laku selama berpuasa.

Orang yang berpuasa dengan baik, bukan orang yang kelihatannya loyo karena tidak makan dan minum ataupun orang yang berpuasa selalu meludah agar air liur tidak tertelan. Akan tetapi orang yang berpuasa dengan baik akan kita lihat setelah dia keluar dari bulan Ramadhan. 

Orang yang berpuasa dengan baik akan memperlihatkan sikap yang jauh lebih baik ketika sebelum memasuki bulan Ramdhan. Orang yang sering marah-marah berhenti marah-marah dan jadi penyayang, orang yang sering menggunjing orang lain berhenti bergunjing. Yang jelas orang yang berpuasa dengan baik di bulan Ramadhan adalah orag yang akan mengalami perubahan sikap dan tingkah jauh lebih baik dari sebelumnya.

 Berpuasa dengan Baik

Tentunya hal-hal di atas sulit untuk kita amati pada diri sendri, tapi kita tidak perlu khawatir akan hal itu. Kita juga bisa mengetahui sendiri sejauh mana puasa kita, apakah sudah baik dengan tidak. Berdasarkan ceramah-ceramah yang sering dibawakan oleh para ustadz di bulan suci Ramadhan, orang yang berpuasa dengan baik adalah orang yang merasa sangat bersedih karena bulan suci Ramadhan akan meninggalkannya dan jauh lebih bersedih ketika ditinggalkan oleh anggota keluarga. Merasa amalan-amalan ibadah selama bulan ramadhan masih dianggap jauh dari cukup dan berharap bisa bertemu lagi dengan bulan Ramadhan serta merindukan bulan Ramahdan 11 bulan kemudian.

Senin, 17 Desember 2012

Sejarah Tahunan Penentuan 1 Syawal

Artikel Islam : Sejarah Tahunan Penentuan 1 Syawal

Masih kental dalam ingatan kita 1 tahun yang lalu pada saat penentuan 1 syawal 1432 H, riuh pikuk terjadi di sidang penentuan syawal. Sebuah sejarah tahunan yang selalu menarik untuk disimak dan dinantikan. Apakah hal serupa akan terjadi lagi, lebaran Idul Fitri dilaksanakan selama 3 hari, sebuah fenomena tahunan yang sangat unik.

Perbedaan satu hari lebaran mungkin masih wajar akan tetapi beda 2 hari mungkin itu yang agak ganjil, bagaimana mungkin bulan baru bisa dilihat pada 2 waktu berbeda?. Secara jelas dan gamblang Rasulullah SAW dalam haditsnya :



صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَكَرَ رَمَضَانَ فَقَالَ لَا تَصُومُوا حَتَّى تَرَوْا الْهِلَالَ وَلَا تُفْطِرُوا حَتَّى تَرَوْهُ فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَاقْدُرُوا لَهُ

Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullah bin Maslamah telah menceritakan kepada kami Malik dari Nafi’ dari ‘Abdullah bin ‘Umar radliallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menceritakan tentang bulan Ramadhan lalu Beliau bersabda: “Janganlah kalian berpuasa hingga kalian melihat hilal dan jangan pula kalian berbuka hingga kalian melihatnya. Apabila kalian terhalang oleh awan maka perkirakanlah jumlahnya (jumlah hari disempurnakan)


حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الشَّهْرُ تِسْعٌ وَعِشْرُونَ لَيْلَةً فَلَا تَصُومُوا حَتَّى تَرَوْهُ فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَأَكْمِلُوا الْعِدَّةَ ثَلَاثِينَ

Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullah bin Maslamah telah menceritakan kepada kami Malik dari ‘Abdullah bin Dinar dari ‘Abdullah bin ‘Umar radliallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Satu bulan itu berjumlah dua puluh sembilan malam (hari) maka janganlah kalian berpuasa hingga kalian melihatnya. Apabila kalian terhalang oleh awan maka sempurnakanlah jumlahnya menjadi tiga puluh”.


حَدَّثَنَا آدَمُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ زِيَادٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ قَالَ قَالَ أَبُو الْقَاسِمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ فَإِنْ غُبِّيَ عَلَيْكُمْ فَأَكْمِلُوا عِدَّةَ شَعْبَانَ ثَلَاثِينَ

Telah menceritakan kepada kami Adam telah menceritakan kepada kami Syu’bah telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ziyad berkata, aku mendengar Abu Hurairah radliallahu ‘anhu berkata; Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, atau katanya Abu Al Qasim shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda: “Berpuasalah kalian dengan melihatnya (hilal) dan berbukalah dengan melihatnya pula. Apabila kalian terhalang oleh awan maka sempurnakanlah jumlah bilangan hari bulan Sya’ban menjadi tiga puluh”.

Islam adalah agama yang mudah tidak mempersulit bagi penganutnya, akan tetapi pada saat penentuan 1 syawal terjadi perbedaan dari beberapa kelompok kaum muslim di Indonesia dalam hal penentuan 1 syawal. Padahal hadits yang digunakan sama akan tetapi tetap saja hari lebaran jatuh pada hari yang berbeda. Kok bisa ya??

Akan sejarah tahunan penentuan 1 syawal 1432 H akan terulang kembali di penentuan 1 syawal 1433 H, menarik untuk ditunggu.

Tapi sebagai kaum muslim hendaknya kita saling menghargai dan menghormati, janganlah kita saling menyalahkan. Kelompok A salah kelompok B benar atau pun sebaliknya, selama kita memiliki pegangan dan keyakinan masing-masing yang kuat.

Jangan karena sebuah perbedaan, tali silatu rahim antara kita terputus. Perbedaan itu indah, selama kita bisa menghargai dan menghormati perbedaan tersebut. Sejarah tahunan penentuan 1 syawal 1432 H akan berulang di penentuan syawal 1433 H bukanlah hal besar yang perlu kita gembor-gemborkan. Yang paling penting adalah kita telah menjalani bulan ramadhan dengan amaliah-amaliah ramdhan dan mudah-mudahan semua amalalan kita diterima di sisi-Nya dan kita kembali Fitrah (suci) di hari Raya Idul Fitri.

Penentuan 1 Syawal

Artikel Bagus Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Kamis, 13 Desember 2012

Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H

Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H - Ucapan selamat hari Raya Idul Fitri adalah sebuah ungkapan kepada sesama kaum muslimin sebagai tanda kasih sayang. Hari Raya Idul Fitri 1433 H akan segera tiba dan bagi teman-teman yang ingin memberikan ucapa selamat hari Raya Idul Fitri 1433 H berikut ini beberapa contoh ucapan selamat hari Raya Idul Fitri 1433 H.

Idul Fitri yang agung, seagung kalimat tayyibah seagung dinul Islam yang kaffah, seagung ilaturrahmi yang mengandung cita dan kedamaian. Selamat Hari Iedul Fitri 1433 H, Mohon Maaf Lahir and Bathin.

Hari kemenagan telah tiba, Sang Fitri telah menanti, mari ulurkan tangan, untuk berjabat hati. Seamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H, Mohon Maaf Lahir and Bathin.

Kadang sikap, perkataan, hati dan perasaan membuat kesalahan. baik disadari maupun tidak. Dihari yang Fitri ini, adalah hari sangat baik untuk saling memaafkan. Minal Aidzin wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir and Bathin. Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1433 H.

Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi.

Dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa.
Hidup ini terasa indah jika ada maaf.
Taqabalallahu Minna Waminkum..


Jika jemari tak sempat berjabat, jika ada kata membakar lara, menusuk hati, semoga pintu maaf masih terbuka. Selamat menyambut Hari Raya Iedul Fitri 1433 H, Mohon Maaf Lahir and Bathin.

Mohon maaf bila ada perkataan saya yang menyakitkan, bila ada tulisan-tulisan saya yang tidak sedap dibaca, bila ada kelakukan saya seperti lupa usia. Semoga kita diijinkan untuk menikmati indahnya Iedul Fitri. Mohon Maaf Lahir and Bathin.

Semua yang kulakukan adalah untuk kebahagianmu.

Segalanya adalah untukmu.
Hanya saja aku bukan lelaki yang sempurna
selalu saja ada kata dan kesalahan
yang mungkin bisa menyakiti hatimu.
Selamat berpuasa sayang, terimalah maafku.
Bersama 1000 cinta, Aa.


Ayah menyadari sepenuhnya masih banyak

mimpi kita yang belum bisa diwujudkan.
Ramadhan tahun ini semoga kembali
menghadirkan kebahagiaan ke rumah kita.
Selamat beribadah puasa ya Bu,
jangan bosan bangunkan tidur ayah saat sahur.
Mohon maaf lahir dan bathin.
1000 Kisses, Ayah.


Buka hati dapat cinta, buka buku dapat ilmu, buka hp dapat sms, buka sms dapat ucapan "Met Iedul Fitri, Mohon Maaf Lahir and Bathin".

Kata-kata seindah zikir ter-alun bagaikan adzan, berbaris rapi dalam shaf, bagaikan tentara bersenjata, hari kemenangan itu akan tiba, keihklasan yang merajai hati untuk saling memaafkan. Selamat Iedul Fitri 1433 H.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H

Hari ini segalanya terasa indah andai semua salah and khilaf dapat terhapus dengan ikhlas. Selamat Iedul Fitri 1433 H, Mohon Maaf Lahir and Bathin.

Ucapan yang paling baik adalah "Allah", lagu yang paling indah adalah "Adzan", referensi yang paling lengkap adalah "Al-Qur'an", senam yang palig sehat adalah "Shalat", diet yang paling bagus adalah "Puasa", kebersihan yang menyegarkan adalah "Wudhu", perbuatan yang paling mulia adalah "Memaafkan", Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1433 H, Mohon Maaf Lahir and Bathin.

Seiring surya berseri indah dipagi penuh hikmat ini, kami mohon dbukakan pintu maaf apabila ada kata dan tindak yang tidak berkenan dihati.

Maaf kalo selama ini aku suka bikin kamu kesal.

Jujur juga, memang aku gak gampang ngertiin kamu.
Tapi aku 100% cinta kamu.
Met Puasa, maafkan aku lahir dan batin ya.
I Love U.


Mungkin baru 90 hari kita berpacaran

namun tidak lebih banyak aku bisa
membuat kamu ceria dan bahagia.
Beri aku lebih banyak hari, bulan, bahkan tahun,
untuk dapat lebih membahagiakanmu.
Bersama bulan suci ini, kita rajut kembali
benang-benang pengertian diantara kita.
Aa, lahir dan bathin.


Di beningnya hati ada keruhnya prasangka, disantunnya sapa ada celanya kata. Mohon Maaf Lahir and Bathin bila itu pernah terasa. Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1433 H.

Dibeningnya hati dalam mengharapkan berkah dan maghfirah Allah, tergores prasangka dosa. Mohon maaf sehingga kita menyambut Iedul Fitri dengan hati yang bersih.

Mengiring kegembiraan dalam menyongsong Iedul Fitri, mohon dibukakan pintu maaf atas kesalahan dan kekhilafan.

Beningnya embun memberi kesejukan setulus hati mengucapkan Selamat Iedul Fitri 1433 H, Mohon Maaf Lahir and Bathin.

Ya Rabbi, berkahi umur kami hingga Ramadhan ditahun depan. Sucikan hati kami untuk bisa memaafkan saudara kami. Taqabalallahu minna wa minkum.

Atas segala kesalahan kami sekeluarga, mohon maaf lahir and bathin, semoga Allah swt. meridhai kita.

Mari kita setting NIAT,

upgrade IMAN,
download SABAR,
delete DOSA,
approve MAAF,
hunting PAHALA agar kita getting GUEST LIST masuk surga..
Minal a’idzin wal faa idzin..


RESEP SPECIAL KEMBALI FITRI 1433 H.

Bahan yg disediakan:
-1 potong rasa bersalah
-2 kg kasih sayang
-1 kg rasa menyesal d+
-2 kg saling memaafkan

BUMBU:

-1 ons ikhlas
-1 grm tawakal
-1 kg kebaikan
-3 lembar daun assalam, rasa hormat, tenggang rasa, saling menghargai.
Tuangkan kasih sayang, hiasi dengan “perasaan” cinta sesama mukmin
and ketulusan hati
dan yang terakhir, hidangkan dengan “kejujuran hati”
Minal a’idzin wal faidzin,,


Assalamu’alaikum

Encang/ing, enyak, babeh, ama sudara2..
Maapin ya wat semua kekhilafan ane,
nyok kite brsihin ati kite dangan saling memaapkan..
Minal a’idzin wal faa idzin,
mohon maaf lahir and bathin..
Taqabalallahu minna wa minkum, taqabbal yaa kariim..


Jika hati ini seringkali jengkel,

Jadikan ia jernih sejernih XL,
Jika hati ini seringkali iri,
Jadikan ia cerah secerah MENTARI,
Jika hati ini seringkali dendam
Jadikan ia penuh kemesraan FREN
Jika hati ini seringkali dengki
Jadikan ia penuh SIMPATI
Ahlan Wa Sahlan Wa Marhaban Ya Ramadhan
Bebaskan Diri dari ROAMING dosa,
Raihlah HOKI
Raihlah JEMPOL dari Illahi


Masih ada harapan untuk perubahan,

Masih ada cinta untuk pengabdian,
Masih ada asa untuk berkarya,
Mari bangun bersama peradaban islam nan gemilang.
Mulai lagi di hari nan fitri, diawali dengan maaf dan ikhlas.
Mohon MAAF jika ada kata2 and sikap yang kurang berkenan dihati
Atas segala khilaf.
Mari bersama bangun peradaban Islam nan mulia..
Minal aidzin wal faidzin..


3 tips SMART biar Lbaran HEPI and dapat SIMPATI

- buka Hati Xtra-Large
- Aktf dan EXIS silaturahmi
- Saling bermaafan karna kita INsan berDOsa seSAT
Mari MENjmpuT Ampun dan RIdo Allah
Minal Aidzin Wal Faidzin
Met Lebaran ya..


Beningkan hati dengan dzikir

Cerahkan jiwa dengan cinta
Lalui hari dengan senyum
Tetapkan langkah dengan syukur
Sucikan hati dengan permohonan maaf
Met Hari Raya Idul Fitri
Taqobbalallahu minna wa Min’kum
Minal Aidzin Wal Faidzin
“Mohon Maaf Lahir dan Batin” ;)


Manusia akan segera kembali ke fitrah masing2

Fitrah adalah ide bawaan sejak lahir
Ide bawaan tersebut adalah “Laa ilaha Illallah”
Mari sucikan hati kita kembali kepada tauhid
Minal Aidin Wal Faidzin
Mohon Maaf Lahir Batin


Ramadhan kan kembali berlalu, meninggalkan kisah syahdu

Betapa masa kan tersia jika hati masih terbalut noda..
Minal Aidin Wal Faidzin ..
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H ..


Aku memang bukan matahari yang bisa membuatmu membedakan siang dan malam

Tapi setidaknya cahaya kecilku ini bisa berarti di hari raya ini…
minal aidzin walfaidzin


Bulan yang indah penuh hikmah telah berlalu..
Semoga menitis ke lembaran baru
dan membuka ribuan pintu maaf,
Agar kami bisa masuk dan menjadi bagian yang termaafkan,



Sudah ramai orang di pasar

penuh sesak orang di warung makan
beli baju di pasar besar
belum puasa udah mikir lebaran


Esok adalah harapan..

Sekarang adalah kenyataan..
Kemarin adalah kenangan, yang tak luput dari khilaf dan kesalahan..
Ketika tangan tak mampu berjabat,
Kaki tak dapat melangkah.
Hanya hati yang mampu berbisik,,
”Minal Aidin Walfaizin Mohon Maaf Lahir Batin”


Bila Idul Fitri adalah lentera,,

Izinkan membuka tabirnya dengan maaf,,
Agar cahayanya menembus jiwa fitrah dari tiap khilaf..
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H...


Ramadhan membasuh hati yang berjelaga

Saatnya meraih rahmat dan ampunan-Nya
Untuk lisan dan sikap yang tak terjaga

Mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1433 H

Minal Aidin Wal Faidzin Taqabalallahu minnaa wa minkum

Sayup terdengar takbir berkumandang

Tanda Ramadhan akan lewat
Ampunan diharap, barokah didapat
Taqobalallahu minna wa minkum
Mohon maaf lahir dan bathin


Ketupat udah dipotong

Opor udah dibikin
Nastar udah dimeja
Kacang udah digaremin
Gak afdhol kalo gak Minal Aidin wal Faizin
Taqobalallahu minna wa minkum


Orang yang paling mulia adalah

Orang yang mau memaafkan kesalahan orang lain
Bersihkan diri, sucikan hati Di hari yang Fitri ini.


Bulan Ramadhan telah berlalu

Dan hari Kemenangan telah datang
Untuk itu mari kita bersihkan hati dan jiwa kita
Dari gelimang dosa
Mohon Maaf Lahir dan Bathin


Kita hanya bisa angkat JEMPOL padaNya yang selalu buat kita HOKI dalam mencari kartu AS dan STAR ONE selama hidup, kita harus FLEXI-bel untuk menerima semua pemberianNYA dan menjalani MATRIX kehidupan ini.. dan semoga amal kita tidak ESIA-ESIA. MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN

Berbuat khilaf adalah sifat

Meminta maaf adalah kewajiban
Dan kembalinya Fitrah adalah tujuan
MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN


Ramadhan telah surut

Hari yang Fitri telah terbit
Maaf kumohonkan
Agar hati bersih dari dosa
Minal Aidin wal Faizin


Jika langkahku membekas lara,

Kataku merangkai dusta;
Lakuku menoreh luka;
Dari jeritan lubuk bathinku
Dengan ketulusan hatiku
Komohonkan maaf lahir bathinku

Taqobalallahu minna wa minkum

Minal Aidin wal Faizin
Mohon Maaf Lahir dan Bathin
Selamat Hari Raya Idul Fitri
1 Syawal 1433 H


Ijinkan saya bersajak

Untuk LISAN yang tak terJAGA
Untuk JANJI yang terABAIKAN
Untuk HATI yang berPRASANGKA
Untuk SIKAP yang meNYAKITKAN
Di hari yang FITRI ini, dengan TULUS HATI
Saya mengucapkan mohon MAAF LAHIR and BATHIN
Semoga ALLAH selalu membimbing kita Bersama di jalanNYA


Sepuluh jari kutangkupkan
Maaf Lahir Bathin kupohonkan
Taqobalallahu minna wa minkum


Minal Aidin wal Faidzin
Andai tangan tak kuasa menjabat

Setidaknya kata masih dapat terungkap
Setulus hati mengucapkan
Selamat Idul Fitri, Mohon maaf lahir and batin
Ridho Allah dan berkahNya

Menyertai hambanya

Yang saling ucapkan maaf
Dan memberi maaf
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H
Maaf Lahir Bathin

Selasa, 11 Desember 2012

Cara Memudahkan Rejeki Mengalir


Artikel Islam : Cara Memudahkan Rejeki Mengalir

Kali ini kita akan sedikit berbagi cara memudahkan rejeki mengalir, untuk melancarkan rejeki mengalir ada beberapa amalan yang harus kita lakukan sesuai dengan syariat Islam.

Allah adalah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi beserta isinya. Termasuk yang menciptakan manusia dan makhluk yang lainnya. Telah menjadi sunnatullah, bila Allah menciptakan suatu makhluk maka Allah pula yang bertanggung jawab terhadap makhluk itu. Begitu pula Allah menciptakan manusia, maka Allah pila yang bertanggung jawab dalam semua yang dikerjakan manusia. Termasuk dalam pemberian rezeki, Allah memberikan rezeki kepada manusia berbeda antara yang satu dengan yang lainnya. Alhasil antara manusia yang satu dengan yang lain, tidak akan sama kekayaannya. Sebagaimana Allah memberi kefahaman agama antara seorang dengan yang lainnya, akan berbeda pula. Berdasarkan sabda Rosulullahi SAW dalam HR. Ahmad yang artinya "Allah memberi rezeki di antara kalian sebagaimana Allah membagi akhlaq kalian".

Dan perlu diingat jatah rezeki yang diberikan Allah kepada manusia antara yang satu dengan yang lainnya tidak sama, dan manusia tidak akan mati selama jatah rezeki yang diberikan kepadanya belum habis. Jadi, jika manusia itu meninggal dunia berarti jatah rezekinya juga telah habis.

Ada amalan yang diajarkan Allah dan Rosul, yang dapat memperlancar datangnya rezeki, di antaranya :

1.Memperbanyak istighfar kepada Allah, istighfar yang berarti meminta ampun kepada Allah dalam arti membaca kalimat istighfar yaitu "Astaghfirullah" yang artinya aku minta ampun kepada Allah. Berdasarkan Firman Allah dalam Alqur'an Surat Nuh Ayat 10 yang artinya "Memintalah ampun kalian kepada Tuhan kalian sesungguhnya Dia Maha Pengampun". Di samping meminta ampun kepada Allah adalah perintah dari Allah, memperbanyak membaca istighfar banyak membawa manfaat yang lain, berdasarkan sabda dari Rosulullah SAW dalam hadist riwayat Ahmad yang artinya "Barang siapa yang memperbanyak membaca istighfar maka Allah akan menjadikan segala kesusahan, menjadi kemudahan dan dari segala kesempitan Allah menjadikan jalan keluar dan Allah akan memberi rezeki untuknya dari yang dia sangka maupun yang tidak dia sangka". Yang pasti, memperbanyaklah membaca istighfar agar dimudahkan Allah, baik dalam semua perkara kita maupun dimudahkan dalam rezeki kita.

2.Memperbanyak Infaq Fiisabilillah, sesuatu yang kita keluarkan untuk infaq fiisabilillah, Allah akan melipatgandakan, bahkan sampai 700 kali lipat dari apa-apa yang di infaqkan, sesuai dengan firman Allah dalam Alqur'an Surat Al-Baqoroh ayat 261 yang artinya "Perumpamaan orang-orang yang menginfaqkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir, pada tiap-tiap butir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi maha mengetahui". Dan juga Allah berfirman dalam Hadist Qudsi yang artinya "Allah yang Maha Mulya dan Maha Agung berfirman : infaqlah kalian maka Aku akan memberi nafkah untuk kalian". (HR.Bukhori). Harta yang kita infaqkan (shodaqohkan) tidak akan habis sebab shodaqoh tidak akan mengurangi pada harta. seumpama sumur (sumber air) walupun diambil airnya, tak akan pernah ada habisnya , bahkan bertambah lagi.

3.Memperbanyak Shilaturrahim (Menyambung Famili), menyambung famili juga merupakan perintah dari Allah dan Rosul, berdasarkan dalil dalam Al-Qur'an Surat An-Nisaa ayat 1, yang artinya "Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrohim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu". Disamping menyambung famili merupakan perintah dari Allah dan Rasul, jika seseorang sering mempererat tali shilaturrahim, maka dimudahkan dalam rezekinya. Berdasarkan sabda Rasululloh SAW dalam Hadist Bukhori yang artinya "Barang siapa yang ingin diluaskan dalam rezekinya dan ingin di panjangkan dalam umurnya maka supaya menyambung famili".

4.Senang menghormati tamu, salah satu kewajiban seseorang kepada orang lain dalam agama islam adalah menghormati tamu. Baik tamu itu seorang saudara maupun bukan, sudah iman maupun belum. Baik tamu itu kaya maupun miskin. Yang jelas semua tamu harus dihormati dan di agungkan. Selain menjadi perintah Allah dan Rasul. Ternyata menghormati tamu meluaskan rezeki. Berdasarkan sabda Rasulullah SAW dalam Hadist Riwayat Abu Syaikh yang artinya "Tamu datang dengan membawa rezekinya dan dia pergi dengan menghilangkan dosa kaum, dan Allah menghapus dari dosanya dan juga dosa-dosa kaum". Berdasarkan hadist ini, siapapun yang menjadi tamu harus dihormati jangan disia-siakan, sebab jika menyia-nyiakan tamu maka akan mendapat ancaman.

5.Berusaha menjadi orang yang jujur dan amanat, jujur dan amanat merupakan sifat orang iman. Bila seseorang menganggap dirinya sebagai orang iman, tetapi dia belum bisa berbuat jujur dan amanah berarti keimanan orang tersebut belum sempurna. Sifat amanat merupakan perintah Allah juga kepada semua orang iman sesuai dengan firman Allah dalam Al Qur'an Surat An Nisaa' ayat 58, yang artinya "Sesungguhnya Allah memerintah pada kalian untuk menyampaikan amanat-amanat kepada ahlinya (yang berhak menerima)". Rosulullah SAW dalam Hadist Riwayat Dailami, yang artinya "Amanah bisa menarik rezeki (mendatangkan) pada rezeki sedangkan khianat dapat menarik (mendatangkan) kemlaratan". Seandainya semua manusia bisa mempunyai sifat yang jujur dan amanat, hidup akan penuh rasa kedamaian dan tidak ada rasa su'udhon (persangkaan jelek) kepada orang lain.

6.Meningkatkan taqwa kepada Allah. Taqwa kepada Allah berarti bisa mengerjakan semua perintah Allah sekaligus menjauhi semua larangan-Nya. Dengan demikian Allah akan memudahkan rezeki sesuai dengan firman Allah dalam Al Qur'an Surat At Tholaq ayat 2-4, yang artinya: "Barangsiapa bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan memberi baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tidak di sangka-sangka.... Baramgsiapa bertaqwa kepada Allah, maka Allah akan memudahkan di dalam semua perkara orang tersebut". Perbuatan-perbuatan dosa yang bisa mengakibatkan manusia masuk ke dalam neraka, ternyata bisa mengakibatkan rezekinya tidak lancar sesuai sabda Rasulullahi SAW dalam Hadist Sunan Ibnu Majah yang artinya : "sesungguhnya seorang laki-laki akan dihalang-halangi rezekinya sebab kesalahan (dosa) yang telah ia kerjakan". Dengan hadist ini, apabila telah melakukan perbuatan dosa segeralah bertaubat dan memohon ampun kepada Allah, sehingga bisa bersih dari dosa dan memudahkan datangnya rezeki.

7.Memperbanyak tawakal kepada Allah. Memperbanyak bertawakal (berpasrah diri) kepada Allah, membuat seseorang dicukupi kebutuhannya. Sesuai dengan firman Allah dalam Surat At Thoolaq ayat 3 , yang artinya : "...Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya....".Dan sesuai dengan sabda Rasulullahi SAW dalam Hadist Sunan Ibnu Majah, yang artinya : "Nabi Bersabda : seandainya kalian tawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal kepada Allah, niscaya Allah akan memberi rezeki pada kalian sebagaimana Allah memberi rezeki pada burung , ketika pagi burung dalam keadaan lapar namun ketika sore burung dalam keadaan kenyang". Dengan bertawakal kepada Allah, manusia mendapatkan manisnya iman.

8.Selalu berprasangka baik kepada Allah (Husnudhon Billaah). Berprasangka baik merupakan perintah dari Allah dan Rosul, ternyata mendatangkan rezeki dari Allah. Berprasangka yang baik merupakan inti dan sebaik-baiknya ibadah kepada Allah, sesuai sabda Rosulullahi SAW dalam Hadist Riwayat At Tirmidzi, yang artinya : "Rosulullahi bersabda : sesungguhnya baiknya persangkaan kepada Allah termasuk sebaik-baiknya ibadah kepada Allah".

Memudahkan Rejeki
9.Menertibkan Sholat Tahajud dan Berdoa 1/3 malam yang akhir, Sholat tahajud merupakan pekerjaan orang-orang sholeh terdahulu, baik di zaman Rasulullah maupun sebelumnya. Pada saat itulah Allah turun ke langit dunia dan berfirman seperti yang dijelaskan dalam Hadist Bukhori, yang artinya : "Rosulullah SAW bersabda : Allah yang Maha Barokah dan Maha Luhur setiap malam turun ke langit duniaketika tepat pada waktu 1/3 malam yang akhirsambil berfirman : Barang siapa yang berdoa padaKu akan Aku kabulkan, barang siapa yang minta padaKu akan Aku beri dan barang siapa yang minta ampun padaKu akan Aku ampuni".

Apabila seseorang bisa mengamalkan sembilan amalan ini, Allah akan memudahkan datangnya rezeki. Tapi manusia harus tetap berusaha atau ikhtiar, dan memperbanyak berdoa. Jangan hanya menggantungkan dengan qodar atau bahkan tidak percaya dengan qodar.(menjadi kaum murji'ah atau kaum qodariyah). Hingga dalam hidup tidak hanya melulu mengurusi dunia atau melulu mencari materi, tetapi harus seimbang antara dunia dan akheratnya.

Rabu, 05 Desember 2012

Pengertian Ahlus-Sunnah


Artikel Islam : Pengertian Ahlus-Sunnah

Di sini kita akan membahas Pengertian Ahlus-Sunnah sebenarnya dari beberapa pendapat ahli aqidah Islam. Agar kita lebih bisa memaknai arti Ahlus-Sunnah dan bisa mengerjakan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Sunnah secara bahasa berarti jalan dan perilaku baik dan buruk. Adapun menurut istilah para ulama aqidah Islam, Sunnah adalah petunjuk yang senantiasa dipegang oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihinwa sallam dan para sahabat beliau baik berupa ilmu, keyakinan, perkataan, maupun perbuatan. Inilah Sunnah yang wajib diikuti. Orang-orang yang senantiasa mengikutinya akan mendapatkan pujian, dan sebaliknya orang-orang yang menentangnya akan mendapatkan celaan. Oleh karena itu, ada suatu ungkapan yang mengatakan, “Fulan termasuk Ahlus-Sunnah”. Artinya, ia termasuk orang-orang yang menempuh jalan yang menempuh jalan yang benar, lurus, dan terpuji.

Al-Hafizh Ibnu Rajab rahimahullah berkata, “Sunnah adalah jalan yang ditempu(dilalui). Jalan yang ditempuh itu mencakup berpegang teguh kepada keyakinan, amalam, dan perkataan yang senantiasa dipegang teguh oleh Nabi Shallalahu ‘alaihi wa sallam beserta para khulafaurrasyidin. Ini merupakan bentuk Sunnah yang sempuranh.

Syikhul-Islam Ibnu Taimiyyah rahimahumullah berkata “ Sunnah adalah segala hal berdasarkan dalil syar’I yang menunjukkan bahwa hal itu adalah bentuk ketaan kepada Allah dan Rasul-Nya baik hal itu dikerjakan pada masa beliau atau tidak beliau kerjakan atau tidak dikerjakan pada masa beliau karena memang tidak ada factor yang mendorong untuk mengerjakannya atau ada penghalang untuk mengerjakannya. Berdasarkan pada makna ini, maka pengertian Sunnah adalah, “Mengikuti segala atsar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam secara batiniah dan lahiriyah, dan mengikuti jalan yang ditempuh oleh orang-orang yang lebih dahulu masuk Islam (as-asbiqunal awwalun) dari kalangan Muhajirin dan Anshar.

Tuhan dalam Otak Manusia

Artikel Islam : Tuhan dalam Otak Manusia

Tuhan dalam Otak Manusia : Mewujudkan Kesehatan Spiritual Berdasarkan Neurosains merupakan sebuah juduk buku karangan Pakar neurosains asal Manado Dr dr Taufiq Pasiak MPd Mkes

"Inti dari buku ini adalah spiritualitas itu memiliki efek mengoptimalkan kesehatan, menumbuhkan integritas dan merupakan jalan bagi kebahagiaan," kata dosen di Fakultas Kedokteran Unsrat Manado tersebut, Senin.

Buku ini membahas sebuah wacana baru dalam bidang kedokteran, yaitu kesehatan spiritual.

Penulis memaparkan perkembangan-perkembangan sains, di antaranya disiplin baru neurosains spiritual, yang menunjukkan hubungan erat antara spiritualitas, cara kerja otak, dan kesehatan.

Dalam buku ini pembaca akan menemukan informasi-informasi berharga tentang definisi dan urgensi kesehatan spiritual, hubungan antara otak dan sikap keberagamaan, pengaruh keimanan terhadap kesehatan dan contoh-contoh pengukuran ilmiah tentang tingkat spiritualitas.

Dengan membaca buku ini pembaca akan memahami cara kerja otak dalam kehidupan beragama, cara-cara meningkatkan kualitas spiritualitas, peran makna hidup terhadap kesehatan, dan langkah-langkah mencapai kesehatan spiritual.


Menanggapi peluncuran buku tersebut, Ketua Departemen/SMF Ilmu Kedokteran Jiwa FK Unair/RSUD Dr Soetomo Surabaya dr Sasanti Yuniar Sp.KJ(K) mengatakan buku ini luar biasa karena menguraikan apa yang kita sadari, tetapi tidak kita perhatikan, yakni kesehatan spiritual.


Negara kita membutuhkan orang-orang yang betul-betul sehat secara spritual agar nantinya ketika mereka duduk di sebuah jabatan tidak melakukan KKN. Sungguh negara kita sangat membutuhkan orang-orang seperti ini, akan tetapi orang yang sehat secara spritual sangat jarang kita temui dalam kehidupan sehari-hari.


Untuk memperbaiki kesehatan spritual yang perlu pertama kita benahi menurut saya adalah dunia pendidikan. Di sini yang perlu diperbaiki adalah orang-orang yang duduk atau memiliki jabatan di instansi ini. Dan yang memegang perawanan yang sangat signifikan adalah tingkat Universitas.


Sekolah dimulai dari SD, SMP, SMA dan selanjutnya Universitas. Guru saya ketika masih SD, SMP, dan SMA menurut saya orang-orang yang betul-betul bertanggun jawab dan tidak membeda-bedakan kami selaku siswa. Tapi ketika duduk di tingkat Universitas, banyak sekali perlakuan yang tidak adil. Harapan saya bagi generasi sekarang janganlah bertindak dan berlaku seperti pendahulu-pendahulu kalian, berbuatlah jauh lebih baik dan jauh lebih spritual.


Tuhan dalam Otak Manusia

Rabu, 28 November 2012

Pengertian dan Tata Cara Taubat Nasuha

Pengertian dan Tata Cara Taubat Nasuha


Taubat berarti menyesali kesalahan yang telah diperbuat. Nasuha dapat diartikan sungguh-sungguh, jadi Taubat  Nasuha dapat diartikan sebagai menyesali kesalahan yang telah diperbuat dengan sunguh-sungguh. Sungguh-sungguh yang dimaksud di sini adalah tidak menulangi kesalahan yang sama. Akan tetapi manusia merupakan makhluk yang sangat hina yang tidak memakai akal dan pikiran mereka. Terkadang manusia ketika telah berbuat dosa, maka manusia langsung bertaubat akan tetapi keesokan harinya mereka melakukan kesalahan itu lagi dan lagi hingga tak terhitung jumlahnya. Maka taubat yang seperti ini tidak masuk dalam kategori taubat nasuha.

Sesungguhnya tidak satu manusia pun di alam ini yang terbebas dari dosa walaupun kecil. Namun demikian Allah swt dengan rahmatnya kepada hamba-hamba-Nya selalu memberikan kepada mereka yang berbuat dosa kesempatan untuk bertaubat dari segala dosa dan kesalahan. Allah selalu membukakan pintu taubat-Nya bagi hamba-hamba-Nya yang mau bertaubat selama ruhnya belum berada di kerongkongan atau matahari terbit dari barat.

Taubat dari dosa menurut Al Ghozali adalah kembali kepada Sang Maha Penutup aib dan Yang Maha Mengetahui yang ghaib (Allah swt). Ia merupakan awal perjalan orang-orang yang berjalan, modal orang-orng sukses, langkah awal para pencinta kebaikan, kunci istiqomah orang-orang yang cenderung kepada-Nya, awal pemilihan dari orang-orang yang mendekatkan dirinya, seperti bapak kita Adam as dan seluruh para Nabi.(Ihya Ulumuddin juz IV hal 3)


Tentunya taubat seorang yang berdosa hendaklah dilakukan secara serius dan sungguh-sungguh bukan bertaubat kemudian dengan mudahnya dia mengulangi lagi perbuatan maksiatnya. Inilah yang disebut dengan Taubat Nashuha artinya taubat yang sebenar-benarnya, murni dan tulus, sebagaimana firman Allah swt,”Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mukmin yang bersama dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: "Ya Rabb Kami, sempurnakanlah bagi Kami cahaya Kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu." (QS. At Tahrim : 8)


Dosa yang dilakukan seorang manusia baik yang terkait dengan Allah swt, seperti : tidak menjalankan perintah-perintah-Nya ataupun dosa yang terkait dengan manusia lainnya, seperti : mencuri harta bendanya dan lainnya, menuntutnya untuk melakukan taubat agar Allah swt memberikan ampunan kepadanya dan manusia yang dizhalimi tersebut memberikan pemaafan kepadanya.

Tata cara taubat nashuha :

1. Meninggalkan kemaksiataan yang dilakukannya.

2. Menyesali perbuatannya.

3. Bertekad kuat untuk tidak mengulangi lagi selama-lamanya.

4. Jika terkait dengan hak-hak orang lain maka hendaklah ia mengembalikannya kepada yang memilikinya.